oleh

Jusuf Kalla Bakal Lantik Nelson

LIMBOTO – Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gorontalo kembali menunjuk Prof. Nelson Pomalingo menjadi ketua untuk periode 2020-2025.

Pemilihan berlangsung secara aklamasi di Lantai II Masjid Agung Baitirrahman Limboto, Rabu (11/03).

Nelson mebeberkan bahwa Ketua DPP DMI Jussuf Kalla akan melantik langsung kepengurusan DMI Gorontalo peeiode 2020-2025.

“Insha Allah pak Jusuf kalla sebagai ketua DMI pusat akan melantik kepengurusan DMI Gorontalo,” imbuh Nelson.

DMI memang organisasi yang menjadi payung dari berbagai masjid yang dimiliki semua Ormas Islam di Indonesia. PP DMI dipimpin mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Organisasi ini bertujuan untuk membantu memakmurkan masjid.

Prof.  Nelson menuturkan kegiatan ini sebagai bahan evaluasi dari masa kepemimpinan sebelumnya dan kepemimpinan berikutnya.

”Saya sebagai ketua DMI bersyukur dengan adanya kegiatan ini mari kita jadikan sebagai bahan evaluasi selama 5 tahun sebelumnya dan kita akan pilih kepengurusan kedepannya,” ujarnya.

Dirinya pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh oengurus DMI kota/kabupaten yang secara aklamasi mempercayakannya kembali memimpin DMI Gorontalo.

“Pertama saya berterima kasih kepada seluruh pengurus DMI baik kabupaten/kota, yang secara aklamasi mempercayakan kembali saya sebagai ketua DMI,” turur Nelson.

Terpilihnya kembali sebagai ketua DMI menurutnya merupakan potensi besar karena terdapat ratusan masjid yang tersebar di seluruh wilayah di Gorontalo.

“Intinya masjid ini menjadi basis umat kita. Masjid juga menjadi basis peradaban Gorontalo apalagi kita sudah terkenal dengan serambi madinah. Kedua karena adat bersendikan syara, syara bersedikan kitabullah yang menjadi bagian dari kita,” pungkas Nelson.

Menurutnya, bila pengelolaan masjid berjalan dengan baik maka umat muslim pun akan tenang dan nyama dalam beribadah.

“Umat islam salalu datang ke mesjid dan mengelola masjid berarti juga mengelola umat,” kata Nelson.

Nelson berharap DMI berkembang baik sehingga pembangunan masjid dan spritual masyarakat khususnya umat islam akan berkembang pula.

“Dan pada akhirnya masjid menjadi pusat peradaban umat islam khususnya di Gorontalo bahkan menjadi kebangkitan peradaban di Gorontalo,” pungkas Nelson. (IKP.11)

Komentar

News Feed