oleh

Presiden Jokowi Sahuti Harapan Masyarakat Kabupaten Gorontalo

Bupati Nelson Pomalingo telah menyampaikan langsung sejumlah harapan masyarakat Kabupaten Gorontalo kepada Presiden Joko Widodo disela kunjungan kerja Presiden di Gorontalo. Sebelumnya Presiden Republik Indonesia tiba di Bandara Djalaluddin Tantu pada Kamis, 28 Februari 2019 malam, pukul 20.30 wita.

“Saya sampaikan langsung kepada Presiden infrastruktur itu karena ini adalah aspirasi masyarakat. Alhamdulillah, beliau sangat setuju sekali dan siap membantu pembangunannya,” ujar Nelson seusai pertemuan dengan Presiden Jokowi,  Jumat (1/3), di Hotel Maqna Kota Gorontalo.

Penyampaian Bupati Nelson kepada Presiden, antaranya harapan adanya interfensi Pemerintah Pusat atas keberlanjutan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Boliyohuto yang tahun ini baru akan tuntas pembangunan Tahap I.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo memang telah merancang dan melaksanakan pembangunan RS Pratama Boliyohuto untuk pemenuhan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan merampungkan  RS Boliyohuto, Bupati Nelson menyebut pihaknya akan bisa melayani 120 ribu masyarakat yang memang cukup jauh dari pusat pelayanan dan pemerintahan yang berada di Limboto.

Selain meminta dukungan anggaran untuk menuntaskan pembangunan RS Boliyohuto, Bupati Nelson juga mengusulkan ke Pemerintah Pusat terkait pembangunan Pelabuhan di perairan Bilato dan pembangunan jalan-jalan di daerah terpencil. “Kita juga mengusulkan percepatan pembangunan Pelabuhan Bilato dan insfrastruktur jalan di daerah-daerah terpencil. Presiden memberikan respon yang baik,” kata Bupati Nelson.

Sementara upaya untuk mendorong sektor pertanian, terdapat dua hal yang diungkap Bupati Nelson. Pertama; pengembangan komoditas serta revitalisasi budidaya dan industri kelapa serta pengembangan peternakan sapi.
“Kabupaten Gorontalo bertekad menjadi produsen pertanian sekaligus lumbung ternak di Indonesia Timur”, ungkapnya.

Kedua, pengembangan sumber daya. Terkait itu, Pemkab Gorontalo berencana membangun Politeknik Pertanian atau Poli Tani. Poli Tani akan membuka jurusan vokasional. Meliputi jurusan kelapa, jurusan jagung dan jurusan rumenensia atau sapi.

Rencana tersebut nampak disetujui presiden, ia setuju perguruan tinggi dikembangkan berbasis potensi daerah.

“Terakhir, kita juga mendorong kejelasan nasib guru honorer K2. Ini tak kalah penting pastinya karena di Kabupaten Gorontalo jumlahnya cukup banyak. Kata presiden, ini akan ditindaklanjuti,” ujar Nelson.

Komentar

News Feed